Lari di Cuaca Panas: Kenali Tanda Dehidrasi dan Cara Mencegahnya

11 Oktober 2026 · Surya

Lari di Cuaca Panas: Kenali Tanda Dehidrasi dan Cara Mencegahnya

Solo siang hari bukan tempat yang ramah untuk lari tanpa persiapan. Bahkan di pagi dan malam hari, keringat tetap keluar banyak, dan cairan yang hilang harus diganti. Dehidrasi sering datang diam-diam, jadi kenali tandanya sejak awal.

Bagaimana dehidrasi terjadi?

Menurut artikel KlikDokter (30 November 2022, ditinjau tim medis; catatan: artikel itu berlabel advertorial, jadi abaikan promosi produknya), dehidrasi saat olahraga muncul ketika cairan yang hilang lewat keringat lebih banyak daripada yang diminum. Hal ini lumrah pada lari jauh atau lomba, karena minum tidak selalu mudah dilakukan di tengah rute.

Tanda-tandanya

Tahap awal:

  • Haus
  • Mulut kering
  • Lemas atau terasa lamban

Tahap yang lebih berat:

  • Sakit kepala
  • Kram otot
  • Mual
  • Pingsan

Jika Anda mengalami tanda-tanda berat, hentikan aktivitas, cari tempat teduh, minum perlahan, dan minta bantuan. Bila tidak membaik, segera cari pertolongan medis.

Peserta latihan Sparko beristirahat dan minum setelah sesi latihan
Bawa botol minum sendiri dan manfaatkan jeda antargerakan.

Cara menjaga cairan tubuh

  1. Mulai dalam keadaan cukup cairan. Minumlah secara teratur sepanjang hari, bukan hanya saat mau latihan.
  2. Minum sedikit-sedikit selama latihan, terutama saat jeda. Jangan menunggu sangat haus.
  3. Perhatikan warna urine. Kuning pucat biasanya menandakan cairan cukup, sedangkan kuning pekat berarti perlu minum lebih banyak.
  4. Pilih waktu dan tempat yang sejuk bila memungkinkan: pagi, sore, atau malam, dan area yang teduh.
  5. Pakaian ringan dan menyerap keringat.

Jangan berlebihan juga

Artikel yang sama mengingatkan bahwa minum hanya air dalam jumlah besar tanpa elektrolit pada aktivitas yang sangat lama dapat menyebabkan kelebihan cairan dan kadar natrium darah rendah (hiponatremia). Untuk latihan satu jam seperti sesi Rabu malam kami, air putih sudah cukup bagi kebanyakan orang. Untuk lari jauh, banyak pelari menambahkan sumber elektrolit seperti minuman isotonik atau camilan asin, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing. Jika Anda berencana ikut lomba panjang, tanyakan ke dokter atau pelatih mengenai strategi minum yang cocok untuk Anda.

Siapa yang perlu ekstra hati-hati?

Anak-anak, lansia, orang yang sedang sakit atau diare, serta yang minum obat tertentu mungkin lebih rentan. Kalau ragu, konsultasikan dulu dengan dokter.

Baca juga pulih setelah latihan malam dan tanda tubuh yang tidak boleh diabaikan. Informasi ini bersifat umum dan tidak menggantikan saran tenaga medis.

Baca juga