Solo termasuk kota yang enak untuk lari: ukurannya tidak terlalu besar, banyak ruang terbuka, dan suasananya ramah. Pertanyaan berikutnya biasanya sederhana, yaitu lari di mana? Berikut beberapa titik yang sering dipakai warga dan komunitas.
1. Kompleks Stadion Manahan
Bagi kami, ini rumah. Stadion Manahan di Jalan Adi Sucipto, Banjarsari, punya area yang luas. Liputan6 mencatat kompleksnya memiliki parkir yang lapang, lapangan tenis, lapangan bisbol, sirkuit motor, sirkuit sepeda, dan taman. Tempat ini juga menjadi titik start Mangkunegaran Run 2026, jadi Anda bisa merasakan "jejak" lomba besar di tempat yang sama.
Setiap Rabu pukul 18.30 WIB, kami berlatih di sisi utara patung stadion. Kalau ingin lari dan latihan kekuatan sekaligus, itu waktu yang pas.

2. Car Free Day Jalan Slamet Riyadi
Jalan protokol Solo ini berubah menjadi ruang olahraga pada pagi akhir pekan. Pemberitaan Sekretariat Kabinet pernah menggambarkan suasananya sebagai tempat warga Solo dan sekitarnya berolahraga sambil bertemu. Presiden Jokowi sendiri pernah jogging di sana pada April 2018. Jalurnya lurus dan datar, cocok untuk pemula yang ingin lari santai. Pastikan Anda cek jadwal dan penutupan jalan terbaru, karena pengaturannya bisa berubah.
3. Gabung komunitas lari
Berlari bersama sering lebih menyenangkan dan lebih konsisten. Menurut daftar komunitas lari Solo di Xsportsmedal, ada Solo Runners yang berdiri sejak 2013 dan rutin berlari tiap Kamis malam, Riot Solo dengan Thursday Night Run, Nona Runners khusus perempuan, hingga AmateuRun Solo. Kami juga ada di daftar itu sebagai Sparko Solo.
Tips lari di ruang publik
- Lari malam? Pilih tempat terang dan ramai, pakai pakaian yang terlihat jelas.
- Jaga trotoar dan jalur sepeda. Beri jalan untuk pejalan kaki.
- Bawa minum. Titik air tidak selalu ada.
- Dengarkan tubuh. Tambahkan jarak sedikit demi sedikit, jangan sekaligus.
Kalau ingin target yang lebih jelas, lihat rekap event lari Solo 2026 dan pilih satu untuk dituju.



